Bunda…
kau bagai lentera yg mampu terangi dan hangatkan jiwaku…
disaat hatiku gundah dan takut seperti ini biasanya kau peluk aku dan kau belai rambutku selari mengucapkan “jangan takut ibu disini anak ku”
disaat hatiku gundah dan takut seperti ini biasanya kau peluk aku dan kau belai rambutku selari mengucapkan “jangan takut ibu disini anak ku”
Tak terhitung berapa banyak cinta yg kau berikan untukku,
tak terhitung berapa banyak nyanyian yg kau nyanyikan di
kala aku akan terlelap…
sungguh kasihmu telah membuaiku…
tak terhitung berapa banyak nyanyian yg kau nyanyikan di
kala aku akan terlelap…
sungguh kasihmu telah membuaiku…
Dan saat itu tiba…saat dimana kau pejamkan mata mu untuk selamanya…aku hanya bisa terdiam…tak sepatah kata mampu terucap dikala dihadapanku tubuhmu terbujur kaku…
kau hanya diam dikala air mataku menitis…yg biasanya kau usap dengan tangan lembutmu…
kau hanya diam dikala air mataku menitis…yg biasanya kau usap dengan tangan lembutmu…
Kini hanya lembaran cerita indah yg kubawa…
jauh sudah kuberjalan tanpa dirimu lg,..
tak tau kemana arah aku terus berjalan membawa cintamu…
berharap temukan tempat ku bersandar lg…
jauh sudah kuberjalan tanpa dirimu lg,..
tak tau kemana arah aku terus berjalan membawa cintamu…
berharap temukan tempat ku bersandar lg…
aku mencintaimu Bu, aku merindukanmu…
No comments:
Post a Comment